Pemanfaatan Diagram Sankey - Visualisasi APBD Kabupaten Sikka TA 2026

Diagram Sankey adalah jenis visualisasi data yang secara khusus dirancang untuk menggambarkan aliran kuantitas dari satu set nilai ke set nilai lainnya dalam suatu sistem.
Fitur paling khas dari diagram ini adalah lebar panah atau garis penghubungnya yang proporsional dengan besarnya nilai aliran tersebut; semakin lebar garisnya, semakin besar volume atau jumlah yang diwakilinya.
Karakteristik visual ini membuat Diagram Sankey sangat efektif untuk menunjukkan bagaimana sumber daya, energi, materi, atau biaya bergerak dari titik asal ke tujuan akhir, memberikan pemahaman instan mengenai distribusi proporsi yang sulit didapat hanya dengan melihat tabel angka.
Dalam penerapannya secara praktis, diagram ini sangat populer di berbagai bidang strategis, mulai dari teknik lingkungan, manajemen energi, hingga analisis bisnis dan keuangan. Sebagai contoh, analis bisnis maupun auditor memanfaatkannya untuk memetakan arus kas (cash flow) atau rantai pasokan logistik. Kemampuan visualisasi ini memungkinkan pengambil keputusan untuk dengan cepat mengidentifikasi kontributor terbesar (dominan) dalam suatu proses, menemukan inefisiensi, atau melacak "kebocoran" sumber daya yang mungkin terabaikan dalam laporan berbasis teks biasa.
Secara struktural, Diagram Sankey terdiri dari node (simpul) yang mewakili tahapan atau kategori, dan link (penghubung) yang merepresentasikan aliran antar kategori tersebut. Umumnya dibaca dari kiri ke kanan, diagram ini sering kali mengikuti prinsip keseimbangan sistem, di mana total input di sebelah kiri akan sama dengan total output di sebelah kanan, kecuali jika ada kerugian yang divisualisasikan secara eksplisit sebagai aliran yang keluar dari sistem.
Dengan penyajian yang estetis namun sarat informasi, Diagram Sankey menjadi alat komunikasi yang ampuh untuk menyederhanakan kompleksitas data aliran menjadi wawasan yang mudah dipahami.
- 01 Februari 2026
- Solata
- Umum
